Korban Selamat : Masih Ada Satu Gabus Bermuatan 6 Orang Tak Jauh Dari Kami Ditemukan


SELAYAR.web.id  // KEPULAUAN SELAYAR - Danpos SAR Selayar Sulsel, Ronaldhi melaporkan bahwa Basarnas Makassar kembali mendapatkan bantuan armada kapal dan 43 personel dengan rincian sebanyak 28 personel menggunakan KN SAR Pacita dari Kendari Sulawesi Tenggara (Sultra) dan 15 personel dari Maumere di Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Sehingga total personel yang melakukan pencarian disekitar lokasi tenggelamnya KLM Nurul Salsa sudah mencapai 117 personel dari Basarnas termasuk 5 personel dari TNI AL tepatnya di hari ke 4, Sabtu 18 Juli 2026 kemarin. 

       Selain itu, juga ada sejumlah unsur yang terlibat dalam proses pencarian guna lebih mengoptimalkan proses pencarian korban yang dinyatakan hilang seperti dari Tim Rescuer Pos SAR Selayar sebanyak 6 personel, Tim Rescuer KPP Makassar 5 orang, ABK KRI Marlin 877 sebanyak 42 orang, ABK KM Harapan Kita, BPBD Selayar, 3 orang, TNI AL 2 orang, Kodim 1415 Selayar 2 orang, Syahbandar 3 orang, Pol Air Selayar 5 orang, kapal nelayan, PMI Selayar 12 orang, TNI AU, Relawan Komunitas Peduli, 1 orang, KN SAR Kamajaya 104 Makassar, 32 orang sehingga jumlah personel di hari ke empat ini semakin bertambah." pungkas Ronald melalui pesan WhatsAppnya sekitar pukul 14.12 kemarin.

        Dari hasil penyisiran disekitar lokasi kejadian tambah Ronald, pada pukul 18.10 Wita Sabtu kemarin, kami telah menerima informasi dari Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) HNSI Sulsel, H Iwan Darmawan Aras bahwa telah ditemukan 5 orang korban tenggelamnya KLM Nurul Salsa yang dinakhodai oleh Merlin (35) asal Ujung Jampea. Mereka ditemukan oleh kapal nelayan asal Kabupaten Bulukumba yaitu KN Sinar Mattoanging 04 yang dinakhodai Asdar disekitar perairan Pulau Matalalang Sabalana Kabupaten Pangkep Sulsel.

        Mereka ditemukan sedang mengapung menggunakan pelampung orange sebanyak 5 orang dan satu diantaranya seorang anak perempuan berusia 7 tahun yakni Diska. Kemudian ada nama Andi Samad (62), Sitti Amang (55), Asseng (23) dan Ardita (17).

         Sahid salah seorang anggota Basarnas Makassar yang ikut dalam operasi pencarian korban di KN Kamajaya sekitar pukul 21.17 Wita tadi malam kepada wartawan media ini, M. Daeng Siudjung Nyulle menuturkan jika ke 5 korban yang ditemukan selamat, kini kondisinya semakin membaik dan fit. Olehnya itu mereka tidak langsung dibawa pulang ke Kota Benteng melainkan kami ikutkan dalam proses pencarian yang masih dinyatakan hilang. Sebab mereka lebih mengetahui posisi ke 6 orang yang menggunakan gabus pengapung itu. Total yang masih dinyatakan hilang itu, masih ada sekitar puluhan orang." katanya.

         Di tengah kabar menggembirakan ini kata Bupati Kepulauan Selayar, H Muh Natsir Ali menitip harapan untuk menemukan korban lainnya dan masih dinyatakan hilang. "Kami selaku Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar terus mengintensifkan koordinasi dengan seluruh pihak terkait. Berdasarkan keterangan para korban yang selamat, masih terlihat satu gabus pengapung yang ditumpangi sekitar enam (6) orang tak jauh dari lokasi kami ditemukan. Informasi ini telah ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan pihak di wilayah perairan Sabalana Pangkajene Kepulauan guna memperluas pencarian.

         Melalui media ini, mari bersama-sama terus memanjatkan doa agar seluruh korban yang masih dalam proses pencarian segera ditemukan dalam keadaan selamat serta seluruh tim SAR dan sejumlah unsur lainnya yang terlibat senantiasa diberikan kekuatan dan keselamatan dalam menjalankan tugas kemanusiaan." papar Muh Natsir Ali. (M. Daeng Siudjung Nyulle/*)